Seru, Memacu Adrenalin di Ujung Pulau Batam
2017-07-25 04:19:25

Apa wisata yang banyak menarik kunjungan wisatawan di Batam, Kepulauan Riau? Shopping dan islandhopping pasti ada di urutan pertama dan kedua. Namun ternyata, selain menjelajah pulau dan berkeliling mall, ada kegiatan lain yang juga tak kalah menarik, yakni bermain gokart.

Sabtu (22/7) saat saya berkunjung ke Marina Circuit Batam untuk mencoba bermain gokart, ada puluhan wisatawan asing yang sedang antre untuk bermain gokart. Umumnya mereka datang berombongan. Ada yang masih remaja, ada juga dari kalangan dewasa yang membawa serta si buah hati.

Sambil menunggu giliran, saya iseng mengobrol dengan salah satu pemandu wisata yang membawa rombongan dari Singapura. Pemandu tersebut menuturkan, hari itu dia membawa rombongan wisatawan Singapura sekitar 20 orang. Para wisatawan tersebut katanya memang sengaja ingin mencoba bermain gokart. Mereka katanya ingin merasakan sensasi bermain gokart di Batam, apalagi harga sewa yang ditawarkan cukup terjangkau dibanding harga sewa di Singapura.

Biaya bermain gokart di Singapura sekitar S$25 per delapan menit, sementara di Marina Circuit Batam hanya Rp175.000 per 10 menit. Senin hingga Kamis harga bermain gokart di sirkuit yang tak jauh dari Harris Resort Waterfront Batam tersebut malah lebih terjangkau lagi, yakni Rp125.000 per 10 menit, atau sekitar S$13. Tak heran ada beberapa wisatawan Singapura yang sekali datang bisa mencoba hingga dua kali turun ke lapangan.

Apalagi setiap gokart dilengkapi dengan transponder sehingga beneran seperti mencoba menjadi pembalap betulan. Rekan yang hanya menonton dapat memantau kecepatan kita melalui layar televisi yang tersaji. Sementara kita bisa melihat hasilnya melalui print out yang diberikan oleh si pengelola saat balapan sudah selesai.

Menariknya, meski balapan tersebut sudah berlalu beberapa waktu, data kecepatan kita masih akan terekam dalam sistem. Sehingga, bila kembali lagi untuk bermain gokart untuk mengalahkan kecepatan sendiri, sangat memungkinkan. Bahkan beberapa pengunjung memang seperti itu, terutama yang datang untuk latihan.

Ingin Bermain Gokart, Namun Tak Bisa Menyetir Mobil? Tak Masalah!

Akhir pekan lalu sebenarnya bukan kali pertama saya bermain gokart. Sebelumnya saya pernah juga bermain di salah satu tempat bermain gokart di Batam. Namun sirkuit di tempat tersebut tikungannya tidak setajam di Marina Circuit Batam, belokannya masih biasa dan tidak terlalu patah. Tidak ada chicane atau tikungan berlawanan.

Bagi pemula, melihat tikungan berbentuk huruf S di Marina Circuit Batam memang sedikit mengerikan --apalagi yang tak bisa menyetir roda empat seperti saya. Khawatir saja tiba-tiba gokartnya nyungsep dan menabrak ban-ban yang jadi pembatas. Namun ternyata kekhawatiran tersebut tidak beralasan. Saat sudah mencoba, tikungan tersebut tidak seseram yang dibayangkan. Lintasan yang cukup luas sangat membantu pengemudi menguasai laju gokart.

Alhasil setelah berhasil melewati putaran pertama, saya kembali mencoba mengitari sirkuit yang panjangnya sekitar 960 meter tersebut. Saya mencoba hingga empat kali putaran. Lumayan juga hasilnya, walaupun teman-teman bilang saya seperti sedang mengemudikan parade mobil hias saking pelannya.

Start saya memang sedikit terlambat, kaki saya ternyata tidak sampai ke gas dan rem. Alhasil saat teman yang lain sudah mulai jalan, saya masih harus menunggu petugas kembali menyeting gokart. Selain itu saya memang rada penakut dan penganut nasihat biar lambat asal selamat. Kalau yang berani, walaupun tidak bisa menyetir mobil, banyak yang jadi "jagoan" dilapangan gokart. Salah satunya bocah 11 tahun asal Singapura yang terlihat anteng bermain gokart hingga belasan putaran dengan kecepatan yang sangat laju.

Sirkuit Standar Internasional

Meski lintasan Marina Circuit Batam terlihat sangar, namun bisa dipastikan sirkuit tersebut aman untuk adu balap. Pimpinan Marina Circuit Batam Doz Kartikomas yang didampingi Manager Marketing & Operational Arthur Pattinaja mengungkapkan, sirkuit itu sudah dirancang sedemikian rupa agar aman dan nyaman digunakan. Terlebih setiap orang yang ingin bermain gokart juga diwajibkan untuk mengenakan pelindung berupa helm dan jaket yang sudah disiapkan secara cuma-cuma oleh pengelola.

Menurut Doz Kartikomas, sirkuit tersebut bahkan sudah memenuhi standar internasional. Beberapa waktu lalu bahkan sempat diminta untuk dijadikan sebagai lokasi untuk Kejuaraan Nasional Gokart, bahkan ASEAN, namun sayang kualitas aspal di sirkuit tersebut harus lebih dulu dibenahi, setidaknya dibuat lebih halus.

Masalahnya, Doz Kartikomas menuturkan, sirkuit tersebut bukan milik Marina Circuit Batam, melainkan sewa selama lima tahun terhitung dari Februari 2016. Bila harus melakukan pengaspalan ulang akan sangat berat bagi pengelola karena biaya yang dibutuhkan pasti tidak sedikit.

Alhasil, untuk sementara waktu pengelola mengubur mimpi menjadi penyelenggara untuk kejuaraan gokart nasional maupun ASEAN. Saat ini mereka lebih fokus mengadakan kegiatan yang berskala lokal seperti Night Fun Race Gokart Antar Komunitas Roda 4, Fun Race Gokart Kategori Umum, Bukber Fun Race Umum, Open Kepri Road Race Supporting Event Gokart Racing Challenge, Time Attack Fun Race Roda 4, Family Fun Race Gokart Racing. Meski beberapa dari peserta ada juga yang berasal dari Pulau Jawa dan berstatus sebagai pembalap nasional.

Selain itu, Agustus 2017 mendatang mereka juga akan mengadakan Event Fun Race untuk kalangan umum. Tujuannya tentu saja untuk memeriahkan HUT RI. Sementara pada November 2017 mendatang, Marina Circuit Batam akan mengadakan kegiatan untuk para pembalap nasional, Go Batam Fun Race Karting.

Selain mengadakan adu balap, Marina Circuit Batam juga intens memberikan pembinaan untuk anak usia dini yang berusia delapan hingga 11 tahun. Selain itu, mereka juga sangat berkomitmen mendukung perkembangan Batam Speedy Club yang beranggotakan 150 pembalap yang sudah tergabung dalam Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Dikelola Pembalap Nasional

Tak heran bila fasilitas-fasilitas untuk bermain gokart di Marina Circuit Batam sangat baik. Ternyata pemilik usaha tersebut adala pembalap nasional yang sudah ternama, yakni Jefry Ibrahim --yang sudah mewakili Indonesia berkali-kali di kejuaraan internasional, mulai dari Dubai hingga Portugal-- dan Oke Daradjat Junjunan yang namanya sudah tak diragukan dalam dunia balap.

Itu makanya, tujuan pembukaan arena gokart tersebut bukan semata-mata untuk tujuan wisata dan meraup banyak keuntungan, namun juga untuk menyalurkan hobi dan membantu pemerintah mencari pemuda-pemudi berbakat, khususnya di bidang gokart. Yuk, dukung dan mari mencoba bermain gokart disana. Konon katanya untuk wisatawan lokal ada diskon khusus. Apalagi tempatnya juga asri, penuh rimbun pohon. Selintas, seperti pemandangan di pegunungan Switzerland yang biasa saya lihat melalui film atau artikel. Salam Kompasiana! (*)

Sumber : kompasiana.com