Rheza Danica Akhiri ARRC 2018 dengan Podium Plus Juara Umum AP250
2018-12-05 07:17:05

mobilinanews (Thailand) - Rider Astra Honda Racing Team, Rheza Danica Ahrens memastikan gelar juara kelas Asia Production (AP) 250 ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) di seri terakhir ARRC 2018 di Sirkuit Burira, Thailand. Pada race 2, Minggu (2/12), Rheza finis di urutan kedua.

Hasil tersebut sudah cukup bagi Rheza mengukuhkan gelar juara dengan koleksi poin 226, jauh meninggalkan pembalap asal Thailand di posisi kedua yang mengoleksi 158 poin.

”Terima kasih atas dukungan dari semua kru tim, manajemen, dan seluruh sponsor Astra Honda Racing Team. Berkat dukungan besar dan usaha keras dari semuanya, serta doa dari berbagai pihak, saya bisa menjadi juara Asia kelas AP250 dan terus mempersembahkan podium hingga akhir balapan,” kata Rheza.

Sementara itu, pebalap AHRT lainnya di kelas ini, Awhin Sanjaya dan Mario Suryo Aji, menunjukkan performa balap yang sulit dikalahkan pebalap-pebalap tangguh lainnya. Sepanjang balapan, kedua pebalap muda Indonesia ini secara bergantian memimpin jalannya balapan dengan pertarungan sengit di baris depan. Hasilnya, Awhin berhasil finis pada posisi pertama dan Mario yang sempat memimpin di lap terakhir melebar di tikungan terakhir sehingga finis pada posisi kelima.

Namun sayang posisi Awhin dan Mario tidak dapat dipertahankan karena terkena penalti melewati batas lintasan saat tikungan terakhir jelang garis finis. Alhasil, Awhin menutup musim dengan finis ke-6 dan Mario menjadi ke-10. Pada klasemen akhir, Awhin Sanjaya berada di posisi keempat dengan 147 poin, sementara Mario Suryo Aji di posisi keenam dengan 128 poin.

”Sejujurnya saya sangat menikmati balapan yang berjalan ketat dan menguras energi di race 2. Tekanan yang sangat kuat dan persaingan sampai lap terakhir berhasil saya sudahi dengan finis di posisi terdepan. Tetapi kemudian saya menerima hukuman sehingga harus turun ke posisi 6. Bagaimana pun, saya ucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang telah diberikan,” kata Awhin.

Mario Suryo Aji di tahun pertamanya balap ARRC, menjadikan pengalaman semusim sebagai modal untuk masa depan balapnya. Dia sukses berkompetisi sebagai pebalap paling muda di kelas AP250 dan sukses beberapa kali naik podium. ”Apapun hasilnya, tahun pertama ini sangat berharga untuk perjalanan karier balap saya,” ucapnya. (adr)