Qarrar Firhand : Double Winner, Double Fastest dan Raih Tiket Rok Cup Final
2020-09-08 06:49:19

mobilinanews (Sentul) – Nyaris kehabisan kata-kata untuk mendiskripsikan “bocah ajaib” di ajang gokart Indonesia ini. Namanya Qarrar Firhand Ali, masih 9 tahun dari Tanada Racing Team.

Meski status masih pegokart kelas Cadet, namun hingga berakhir Latihan Bersama (Latber) Eshark Rok Cup seri 4 di Sentul Internatioal Karting Circuit (SIKC), Bogor, hari Minggu (6/9/2020), Qarrar bertengger di puncak klasemen kelas Mini Rok dan Cadet.

Maka itu, Qarrar Firhand menggondol  tiket ke Rok Cup Final di South Garda, Lonato, Italia sebagai juara pertama kelas Mini Rok.

Karena predikatnya sebagai pemuncak klasemen kelas Mini Rok itu yang bisa mengantar Qarrar ke Rok Cup Final. Pasalnya, kalau sebagai pegokart Cadet, tidak ada seat di Rok Cup Final.

Seperti disampaikan sebelumnya, penentuan pegokart ke Rok Cup Final 2020 dari Latber Eshark Rok Cup seri 3 dan 4 di SIKC, Bogor (5-6/9/2020). Karena sesuai schedule, Rok Cup Final di Italia pertengahan Oktober.

Bagaimana tidak mendapat julukan anak ajaib, dengan statusnya sebagai pegokart Cadet (satu tingkat di bawah kelas Mini), Qarrar tanpa ampun membabat para seniornya itu.

Pada 2 hari Latber Eshark Rok Cup yang menerapkan Protokol Covid secara ketat, putra mantan pegokart Firhand Ali ini mencetak kiprah cemerlang ;  tercepat QTT, Heat, Prefinal dan Final pada hari Sabtu.

Namun pada seri 4 Eshark Rok Cup hari Minggu, Qarrar gagal juara 1 dan hanya runner up di sesi Final karena itu ia sangat kecewa.  

Ya, sesi final yang berlangsung melalui drama menegangkan sepanjang 18 lap.      

Menempati start di urutan terdepan (pole position), kali ini pelajar kelas 4 Al-Wildan International Islamic School  4 Lebak Bulus Jakarta Selatan lakukan start kurang mulus. Sehingga setelah tikungan pertama, tercecer di posisi 3.

Namun, speednya yang  konsisten, teknik overtake mumpuni serta fighternya yang terasah, Qarrar berhasil overtake Malik Bintang Alisyahbana di posisi kedua.

Dan, tak lama berselang, ganti  Kimi Rae diovertake Qarrar untuk memimpin balapan di posisi paling depan.

Qarrar seperti dengan mudah melakukan overtake. Tak hanya di satu tikungan tertentu melainkan hampir di seluruh ruas lintasan sepanjang 1,2 km SIKC bisa dipakainya melakukan manuver mendahului pegokart lainnya.

Toh, keponakan Zahir Ali ini tidak semudah membalikkan tangan. “Dua seniornya” Bintang dan Kimi Rae pun terus memberi kan perlawanan gigih.

Yang terjadi kemudian, antara Qarrar, Kimi Rae dan Bintang saling gantian di depan. 

Beberapa lap jelang finish, terjadi persaingan sengit antara Qarrar dan Bintang di tikungan antara 6 dan 7, yang kemudian dimanfaatkan dengan cerdik Kimi Rae yang mengintai dari posisi ketiga. 

Kimi Rae pun melejit sendirian meninggalkan Qarrar dan Bintang.

Pelan namun pasti, Qarrar mencoba merangsek ke depan mendekati Kimi Rae. 

Balapan kian mendebarkan karena gap kedua pembalap masa depan ini kian dekat.

Sayangnya, chequered flag harus dikibaskan tanda perlombaan berakhir. Kimi Rae pertama, Qarrar kedua dengan gap yang sangat rapat.

Namun secara overall hingga seri 4 Eshark Rok Cup, Qarrar Firhand tetap memimpin klasemen kelas Mini Rok dengan 1.253 poin, diikuti Kimi Rae (Mahata Racing Team) dengan 1.162 poin di posisi kedua dan Malik Bintang Alisyahbana  (Kanaka Racing) dengan 1.053 poin.

Meski Qarrar tidak berhasil  P1 di seri 4, namun sang ayah Firhand Ali tampak tersenyum lega. 

“Itu yang saya mau, bro lihat sendiri kan, progress yang dialami Qarrar. Speed, overtake, konsistensi dan yang terakhir fight sudah mulai kelihatan. Yaa, semua by proses, seperti yang sering saya bilang ke bro, kan,” senyum Firhand.

Namun, Qarrar Firhand sendiri ketika ditanya soal balapan seri 4 Eshark Rok Cup mengaku tidak puas. “Tidak senang dan tidak puas. Aku maunya juara 1,” ujar Qarrar, polos. 

Oya, Qarrar Firhand Ali juga mencetak Fastest Lap kelas Cadet pada seri 3 Sabtu dengan 56.506 detik dan seri 4 Minggu dengan 56.435 detik. (bs)