Pembalap Motorcross Malaysia Meriahkan "Festival Gemilang Wonderful Indonesia"
2017-07-11 03:38:11

SAMBAS, KOMPAS.com - Sejumlah pembalap motorcross asal Sarawak, Malaysia, turut memeriahkan rangkaian akbar Festival Gemilang Wonderful Indonesia yang diselenggerakan di Sijang, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Minggu (9/7/2017).

Rangkaian festival tersebut antara lain pagelaran konser musik yang menghadirkan artis ibukota, band Wali, yang diselenggarakan pada tanggal 2 Juli 2017 yang lalu. Kemudian dilanjutkan dengan Kejurda Seri 1 Grasstrack dan Motorcross International pada 8-9 Juli 2017 dan berakhir dengan Rally Wisata pada 14-15 Juli 2017 mendatang.

Salah satu pembalap asal Malaysia, Stewart Juhes, mengatakan bahwa kehadirannya selain turut berlaga menjajal sirkuit Sijang, juga sebagai ajang silaturahmi bersama crosser Kalimantan Barat.

Stewart datang bersama sejumlah pembalap lainnya dengan didampingi kru dan mekanik yang menangani tunggangan mereka masing-masing, serta pendukung mereka masing-masing.

“Kita di Kalimantan Barat ini senang diundang untuk ikut berlomba, bisa menambah teman dan berbagi pengalaman,” ujar Stewart, Minggu (9/7/2017).

Ketua Penyelenggara Festival, Erwanto, mengatakan bahwa festtival yang terpusat di Sijang Accord Racing Circuit ini berjarak 40 kilometer dari perbatasan pintu bertasan PLBN Aruk, Sajingan Besar.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Barat, Tangaran Racing Club bersama Dinas Pemuda, Olahraga Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar dan didukung oleh Kementerian Pariwisata.

“Jadi ini merupakan dua agenda sekaligus, yaitu kejuaraan daerah yang merupakan seri pertama untuk pembalap Kalbar dan kelas Motorcross International yang melibatkan pembalap dari Malaysia,” ujar Erwanto.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan selain wisata budaya dan alam, salah satu potensi wisata yang bisa mendulang banyak wisatawan mancanegara adalah konsep wisata olahraga yang dikemas dalam crossborder tourism.

Konsep ini merupakan perpaduan antara aktivitas olahraga dengan aktivitas pariwisata di wilayah perbatasan.

"Konsep crossborder tersebut merupakan salah satu strategi dalam menarik kunjungan wisatawan mancanegara dari negara tetangga, terutama Malaysia, ke Indonesia di wilayah perbatasan,” ujar Arief.

Sumber : KOMPAS.com