Meski Tercepat Overall, Bintang "Rovanpera" Barlean Harus Puas Hanya Juara SC FFA di Stage Park Sprint Rally 2022
2022-06-21 08:11:13

mobilinanews (Bogor) - Sebagian komunitas reli menjulukinya sebagai Kalle Rovanpera, pereli muda Toyota Gazoo Racing asal Finlandia yang tengah naik daun di ajang World Rally Championship (WRC).

mobilinanews.com menyebutnya sebagai "bocah ajaib dari Batam" sejak bertemu dan melihat kiprah Geofanny Bintang Barlean di ajang Kejurnas Speed Offroad 2017 di sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten, dengan melihat cara bawa mobilnya luar biasa untuk offroader usia 12 tahun.

Bintang dan Fia (tengah, wearpack biru) di podium sebagai juara kelas SC FFA

Namun hari ini, bisa jadi Bintang Barlean (17 tahun) kurang begitu happy meski menjadi yang tercepat secara keseluruhan pada putaran 1 Stage Park Sprint Rally Kejurda Jawa Barat 2022 di kawasan Sentul, Bogor.

Pasalnya, seperti disampaikan sejak awal oleh panitia, bahwa pereli yang menggunakan mobil UTV Can Am hanya memperebutkan kejuaraan di kelasnya (SC FFA), maka Bintang Barlean tidak berhak menyandang juara overall. "Peringkat 2" TB Adhi akhirnya yang naik sebagai juara Overall.

Dari paddock bersiap line up start

Sampai di sini, panitia dinilai cukup fair. Karena sudah disampaikan sejak awal. "Dan, keputusan ini kita ambil mengacu pada adendum bidang Olahraga Mobil IMI Pusat terkait mobil Can Am," ujar Wijaya Kusuma Soebroto, Ketua OC Stage Park Sprint Rally 2022.

"Iya begitulah (agak kecewa), om. Tapi kan sudah menjadi keputusan penyelenggara. Ya, mau apalagi, dibikin happy aja. Kan (ikut event ini) juga buat ngeramein Stage Park Sprint Rally hehe," ungkap Bintang Barlean kepada mobilinanews. 

Bintang Barlean yang turun dengan dinavigatori Tiffiany Barlean (sang kakak), memang tampil agresif sekaligus impresif. Di hari Sabtu, Bintang langsung tancap gas pada SS (Special Stage) 1, dengan mencetak waktu tercepat 3.38,7 menit. Kemudian di SS2, ia kembali cetak fastest dengan 3.31,3.

Tiffiany Barlean, magang jadi navigator dulu

Memiliki deposit lumayan banyak di 2 SS hari pertama, Bintang berjanji akan tetap gaspol di 2 SS hari Minggu. "So pasti gaspoll dong, om," ujarnya dengan yakin.

Meski kalah 5 detik di SS3 dan 3 detik di SS4 dari TB Adhi dengan navigator Popeye Aditya turun di kelas J2 mengandalkan Jeep Cherokee, hasil akhir Bintang mencetak total waktu 13.52, menit sedangkan TB Adhi dengan 14.26,9. 

Di kelas SC FFA sendiri, otomatis Bintang juga menjadi yang tercepat dengan mengalahkan Achmad Aldio Oekon/Erriza Muslim (DMO Garage), Wira Mahesa Putra/Gerry Rosanto (DMO Garage) serta Hadaris S Has/Ibenzani.

Berdoa sebelum start, selalu menyertakan Tuhan setiap kali balapan 

Lalu bagaimana menghadapi Kejurnas Sprint Rally, Speed Rally dan Speed Offroad yang sebentar lagi bergulir?

"Jadi, maunya saya akan turun full di Kejurnas Speed Offroad dengan memakai UTV Can-Am, Speed Rally menggunakan Subaru, dan mungkin akan sesekali turun di Kejurnas Sprint Rally," ungkap Bintang.

Disampaikan juga oleh pengidola pereli Sebastian Ogier ini, kalau di sprint rally dan speed offroad akan didampingi sang kakak, Tiffiany sebagai navigator. Di Kejurnas Rally, dengan co-driver Anondo Eko yang juga Ketua IMI DKI Jakarta.

Bintang Barlean, peranti safety selalu mendapat perhatian utama

Bagaimana tanggapan sang ayah, Frans Barlean yang kali ini tidak mendampingi Bintang karena kesibukan urusan pekerjaan di Batam?  

"Bagi aku, apapun pencapaian bintang itu pasti yang terbaik. Sebagai anugerah dari Tuhan. Yang terpenting, mampu mengambil pelajaran yang baru dari setiap event yang menambah Bintang untuk lebih rendah hati, tidak emosional dan makin percaya diri ke depannya. Sebab saingan terberat justru dirinya sendiri. God bless Bintang dann Fia," terang Frans Barlean.

Tak lupa, juga menyampaikan terima kasih kepada mentor-mentor Bintang seperti Rizal Sungkar dan Rifat Sungkar, yang tak bosan-bosan selalu memberikan transfer llmunya untuk Bintang Barlean. (bs)