Lakoni Putaran Terakhir Kejurnas Sprint Rally 2022, Ini yang Jadi Agenda Wahyu Leon
2022-12-19 09:35:37

mobilinanews (Jakarta) - Dalam gelaran Jababeka 3in1 Autosport Championship yang digelar di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, akhir pekan kemarin (10-11/12/2022), Wahyu atau yang akrab disapa Leon, kembali mencicipi kerasnya persaingan di ajang Kejurnas Sprint Rally putaran pamungkas. 

Ini memang bukan sebuah debut, tetapi, Leon, bisa dikatakan pernah eksis di ajang motorsport nasional pada 2016 atau 6 tahun silam. Meski demikian, dalam aksi come back tersebut ia menjelaskan tidak memasang target harus menang, namun ada hal lain yang ingin dituju.

"Tarmac kemarin keren sekali setelah 6 tahun engga balap lagi. Saya baru sekali ini pegang mobil tanpa persiapan khusus, alasannya ikut ini ingin mengembalikan feel lagi, supaya ketika musim depan ikut full series, bisa lebih konsisten," jelas pereli yang disupport Singha Green Wine ini.

Saat berlaga di Kelas F3 dengan menggeber Mitsubishi Lancer VII, ia bersama co-drivernya Fafa begitu menikmati persaingan meski harus berjibaku dengan para lawan yang begitu kompetitif.

"Seru juga masuk group F.3, seru banget dan menurut saya ini adalah kelasnya monster, dan beruntungnya Fafa bisa langsung beradaptasi meskipun ini debut dia jadi co driver," tambah Leon.


Wahyu Leon, pereli yang kembali mencicipi sengitnya pertarungan di Kejurnas Sprint Rally 2022 (Endy Digital Image)

Wahyu Leon begitu menikmati jalannya kompetisi. Namun, ia menyadari bahwa persiapan yang dilakukan tersebut masih dirasa kurang sehingga penampilannya sedikit terkendala.

"Sprint rally tarmac (aspal) kemarin seru banget. Cuma ya itu, kita kurang prepare jadi tugas kita melakukan penggantian dan setting suspensi untuk musim depan," imbuh pereli berbadan gempal.

Mengenai hasil yang diraih, ia kembali menjelaskan mengenai hasil memang tidak diperhitungkan sejak awal. Adapun tujuan ia kembali ke dunia ini adalah untuk mengembalikkan feel yang telah lama hilang, agar bisa kembali menyatu lagi.

"Kita kemarin sih tidak mematok hasil, hanya pingin kembalikan fell dan bisa finish tanpa kerusakan. Ini juga berkat dukungan Team RMS yang banyak membantu buat saya dan co driver. Terima kasih untuk RMS dan Jems, sebagai manager saya. Secara overall, pencapaian cukup dan tidak mengecewakan," tandasnya. (har)