ISSOM 2019 Round 2: Duet Maut B16 AP Speed, Rio-Rian Gondol Banyak Trophy
2019-07-12 06:26:43

mobilinanews (Bogor) - Duet pembalap asal Surabaya Rio Bramantio dan Rian Risky kembali menunjukkan tajinya dalam menaklukkan Sirkuit Sentul, Bogor. Tampil di putaran ke-2 Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2019, Minggu (7/7) kemarin, Rio dan Rian sukses menggondol banyak trophy di beberapa kelas berbeda.

Dengan kendaraan Honda Estilo andalannya, Rio Bramantio meraih podium pertama di kelas bergengsi JSTC 2B kategori kelas dengan mesin turbo di atas 1800cc. Rio juga menjuarai JSTC kategori overall. Belum cukup sampai disitu, pria yang hobby bermain basket ini juga menempati podium pertama kelas STCR 1 dan podium pertama kelas SCC B1.

Sedangkan Rian Risky juga tak kalah mentereng. Rian yang merupakan adik dari Rio Bramantio menyumbang trophy juara pertama kelas JSTC 1A (1600cc), podium pertama kelas STCR 2 1600 serta podium kedua kategori overall STCR 2. Tambahan trophy lainnya disumbang Rian lewat podium ke 2 di ITCR MAX rising star class dengan tunggangan All New Toyota Yaris. Jika ditotal kedua pembalap ini menggondol 10 trophy termasuk trophy best team manager.

"Di seri 2 ISSOM 2019 kali ini, Alhamdulillah saya dan adik saya Rian mendapatkan beberapa podium. Untuk saya sendiri mengikuti kelas JSTC 2B dan mendapat juara pertama. Lalu di kelas STCR 1, lawan-lawanya cukup berat seperti mobil-mobil BMW dengan cc 3000-3500 serta Porsche dan Alhamdulillah secara overall juga dapat podium pertama," terang pembalap dari tim B16 AP Speed ini.

Di seri 2 ini, Rio juga tampil dengan kendaraan Honda Brio untuk berkompetisi di kelas Honda Brio Speed Challege (HBSC) Promotion class dan ITCC Brio 1200. Hasilnya Rio Bramantio meraih podium ke-3 HBSC Promotion dan finish ke-4 di ITCC Brio 1200.

Meski tidak terlalu buruk, Rio mengaku kalau dirinya masih butuh adaptasi sekaligus mencari feel yang pas dengan Honda Brio.

"Di balapan ITCC Brio 1200, saya sempat melintir dan akhirnya hanya bisa posisi keempat. Masih butuh adaptasi dengan Brio, karena speknya standar. mungkin nanti saya akan mencari waktu latihan untuk adaptasi lagi dengan Honda Brio," beber Rio.

Lebih lanjut, Rio menegaskan prioritasnya dan tim B16 AP Speed memang lebih terfokus di kelas-kelas utama dimana mereka menurunkan amunisi andalan Honda Estilo, seperti JSTC dan STCR.

"Prioritas kita memang kelas-kelas yang menggunakan Estilo. Kalau untuk yang Brio kendalanya saya minim kesempatan latihan. Seri ini saja sangat minim persiapan. Kita baru berangkat langsung dari Surabaya Sabtu pagi, dan setelah race (Minggu) kembali lagi ke Surabaya," tutupnya. (ad)