Grasstrack : Wuihh, Dewa Buek Curi Perhatian di Region Neraka
2019-03-05 05:04:07

mobilinanews (Palembang) - Dewa Buek, grasstracker asal Sumatera Selatan yang bertempur di Region II Jawa mulai menunjukkan prestasi. Pembalap Bumi Sriwijaya ini memutuskan terjun dan bertempur di Region II Jawa yang biasa disebut Region Neraka.

Tahun ini Dewa Buek bergabung di JMRT TK Racing. "Main pada kategori Junior di pulau Jawa," ungkap Erwan Herianto, ayah Dewa Buek yang terus memantau prestasi putranya dari waktu ke waktu.

Cukup berani langkah yang diambil Dewa Buek. Mahasiswa tahun kedua yang kuliah di Yogyakarta ini memilih Region Jawa karena sedang menempuh study di Yogya. "Balap dan kuliah harus sejalan," sebut pembalap bernomor start #25 ini.

Seperti terlihat pada Indiel Seri 1 di Semarang. Perang Bintang pun tak terelakkan. Sebut saja nama bintang yang ada di kategori Junior. Mulai dari Mamo SS dari tim FBRT Design One Klaten. Lalu Inggil Bernaditus asal Sragen yang membela 86 Norifumi Design One.

Masih ada lagi M. Toriq dari Pandeglang dan Ardan SQ asal Depok yang berada di bawah bendera SRH Motor Tangsel serta Lippo dari Blitar. "Baru bisa naik podium kelima di kelas Bebek Modif Junior Open," tutur Dewa Buek yang harus mengakui ketangguhan kompetitor lainnya.

Nah, Dewa juga main di kelas lebih tinggi, yakni Kategori Senior. "Mau coba berada di bawah para Bintang Senior," ujar Dewa. Disini ada Akbar Taufan Caesar, R. Dian, Rivaldi Julian, Edy Ariyanto dan Lotar Cadalora.

Akhirnya di kelas Bebek Modif Senior Open, Dewa masih bisa naik podium bersama Bintang Grasstrack Indonesia. "Harus terbiasa melawan pembalap top lainnya," tekad Dewa yang berusia 20 tahun.

Siplah! (bangve)