Demas is Back – Pertamax Motorsport IIMS Super Drift 2017
2017-05-12 06:52:32

fastnlow.net | Dipaksa turun ke kelas Rookie sesuai regulasi setelah absen selama tiga tahun dari ajang drifting, Demas Agil yang mengibarkan bendara Abbey & Rigby berhasil merebut juara pertama untuk kelas tersebut. Demas Agil secara konsisten berhasil menundukan semua perlawanan 15 pesaingnya dalam babak tandem kelas Rookie hingga meraih juara kedua di battle tandem Overall (Rookie & Pro).

Demas Agil mengakui persaingan di ajang ini cukup sengit. “Cukup kaget dengan skill dari drifter lainnya, sekarang lebih merata kemampuannya. Tidak seperti kejuaraan drift yang saya ikuti, seperti ada gap dari skill drifter di kelas rookie dan pro.”

Memang Demas tidak mematok target tinggi dalam ajang yang berstatus kejurnas ini. Lebih sekedar ingin menuntaskan ‘gatel’ karena ingin merasakan sensasi drifting kembali. Namun keberhasilannya dalam meraih gelar juara di kelas Rookie dan masuk dalam lima besar pada hasil kualifikasi 32 besar (Overall) antara kelas Rookie dan Pro, membuat Demas tidak menyia-yiakan kesempatan dalam meraih gelar yang menanti didepannya.

Dalam 32 besar, Demas Agil berhasil mengkandaskan perlawanan Regi Fiandisa (GT Radial Drift Team) sehingga melaju ke babak selanjutnya. Wahyu Kumoro a.k.a Mimo (HTJRT) yang mengalahkan Allen Yong (GT Radial Willbern Drift Team) telah menanti Demas di Babak 16 besar.

Persaingan antara Demas dan Mimo berlangsung cukup ketat, berbekal mesin 2 JZ andalannya Demas kembali mengubur impian Mimo untuk melaju ke babak delapan besar karena di run kedua mobil Mimo melintir. Dan selanjutnya Demas kembali berhasil mengalahkan Reindy Riupassa (HTJRT) untuk babak delapan besar yang tentu saja mengantarkan Demas melaju ke babak final.

Rocca J. S (GT Radial Motul Drift Team) yang berhasil menundukan Akbar Rais (HGMP) dan Lucky Reza (Pertamax Motorsport) telah menanti Demas Agil di babak empat besar. Rocca yang tampil agresif akhirnya harus mengakui keunggulan Demas Agil. Rocca yang melintir pada run pertama membuat Demas Agil yang tidak ingin kehilangan kesempatan akhirnya memaksakan  mobil Nissan 200SX yang sebenarnya gardannya telah pecah. Hasilnya Demas keluar sebagai juara dan akan menghadapi Amandio dari Intersport Motul Drift Team untuk memperebutkan gelar juara.

Kendala pada Nissan SX 2000 milik Demas Agil, membuat jatah waktu 7 menit yang diberikan oleh Racing Committee ternyata tetap tidak cukup untuk melakukan perbaikan. Bahkan saat Amandio yang masih memiliki jatah waktu turut memberikan waktu agar mobil Demas Agil dapat berlaga di babak final, ternyata masih belum dapat diselesaikan.

“Maaf untuk semua, jadi antiklimaks balapannya.”ungkapan pertama dari Demas Agil ketika gagal melakoni babak final.

“Saat gardan pecah dan melihat waktu yang tidak cukup karena banyak baut yang harus saya miliki jadi keputusan tidak bisa lanjut. Pastinya saya kecewa meningat ketika latihan tandem banyak yang sudah melihat akan persaingan kami yang  sangat seru dan tentu ditunggu-tunggu.”

Dengan kemenangan Demas pada kelas Rookie, membuatnya harus kembali berpikir tentang ‘keisengan’nya turun di kejuaraan drift. “Soba saya pikir – pikir lagi nanti tapi yang jelas target menjual mobil ini tetap ada dan semoga makin mahal, hahahaha…” candanya. Tapi Demas memastikan jika si Libas terjual, akan menyiapkan penggantinya”Insya Allah ada rejeki lagi jadi bisa bangun mobil yang lebih kece lagi.”

Sumber : fastnlow.net