4 Pembalap Muda Indonesia Ini Bakal Ikut IATC 2021, Finalnya di Sirkuit Mandalika
2020-12-17 08:59:19

mobilinanews (Spanyol) - Dorna Sports tak hanya penyelenggara MotoGP dan WSBK. Perusahaan Spanyol ini juga pemilik event Idemitsu Asian Talent Cup (IATC) sebagai jalur awal pembalap menuju MotoGP.

Sudah banyak lulusan IATC yang kini mengaspal di kancah Moto3 Eropa maupun di serial Grand Prix. Berkolaborasi dengan Honda, IATC memang dikonsep untuk membawa pembalap muda Asia ke kancah Grand Prix.

Program ini awalnya dikomandani oleh Alberto Puig, mantan pembalap GP500 yang sekarang jadi bosnya Marc Marquez sebagai Team Principal Repsol Honda.

Apakah giliran berikutnya ada pembalap  Indonesia yang manggung di Moto3?

Itu sangat bergantung pada 4 rider muda Merah Putih yang sudah masuk entry list IATC 2021. Mereka adalah Fadillah Aditama (15 tahun), Herjun Firdaus (16), Herlian Dandi (19), dan Azryan Dheyo (15).

Bakat dan skill dasar mereka tentu tak bisa diragukan. Karena yang terpilih jadi kontestan serial ini harus melewati tahapan berbagai tes yang dilakukan ATC Selection Committe bentukan Dorna dan Honda.

Mereka berempat akan gabung dengan 16 pembalap regular lainnya dari enam negara lain, yakni Jepang, Australia, Thailand, Malaysia, India dan Turki. Empat pembalap lain dari Malaysia, Thailand, Jepang dan Turki jadi cadangan.

Dari ke-24 pembalap itu Herlian Dandi menjadi pembalap paling tua, 19 tahun. Yang paling muda adalah Hakim Danish (Malaysia) dan Carter Thompson (Australia), masing-masing 13 tahun.

Dorna juga sudah merilis kalender sementara IATC 2021 sebanyak 6 putaran dengan 12 kali race. Mulai dengan seri 1 dan 2 di Qatar bersamaan dengan seri pembuka MotoGP 2021.

Selanjutnya geser ke Sirkuit Sepang Malaysia, Motegi Jepang, Buriram Thailand, kembali ke Sepang dan selanjutnya balapan final seri 11 dan 12 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Indonesia pada 12-14 Nobember 2021.

Partai final itu akan jadi supporting race kejuaraan dunia superbike WSBK yang juga sudah dapat jadwal sementara dalam kalender WSBK 2021.

Tapi, dengan catatan sirkuit.jalan raya Mandalika yang pembangunannya masih berlangsung itu selesai tepat waktu dan mendapat homologasi dari FIM.

Jika ini terjadi maka akan sangat menguntungkan ke-4 pembalap Indoneasia sebagaj local hero nantinya. Terlebih jika masih ada perebutan poin genting di klasemen.

Satu hal lagi, keempat rider Indonesia ini adalah contoh terbaik membuka jalan ke MotoGP. Terlebih karena talenta dan usianya. Cara lain bukan contoh yang ideal. (rnp)